Sarjana Sastra Asing Bisa Kerja Apa?

KETERTARIKANMU pada bahasa asing membuatmu memutuskan mengambil jurusan sastra asing ketika kuliah. Keputusan ini akan sangat menguntungkanmu ketika mencari pekerjaan.

Perusahaan akan mempertimbangkan sarjana yang menguasai dua atau lebih bahasa asing. Peluang kerjamu pun lebih besar. Meski demikian, hal ini juga tergantung pada pekerjaan apa yang menarik perhatianmu. Belum lagi jika ada persyaratan gelar sarjana tertentu yang dipasang perusahaan.

Dalam banyak hal, komunikasi adalah keterampilan kunci. Jadi, apa pun bahasa yang kamu pelajari, pastikan kamu mahir dalam bahasa tersebut. Terutama secara tata bahasa. Selain itu, kamu juga perlu pandai menghafal dan tetap terorganisasi dengan baik.

Lowongan Kerja

Seperti disebutkan sebelumnya, peluang karirmu tidak terbatas. Cobalah mengambil konsentrasi jurusan yang lebih spesifik atau mengambil penekanan tertentu yang sesuai dengan gelar bahasa asingmu.

Gelar sarjana sastra asing dapat dimanfaatkan dalam berbagai lapangan pekerjaan seperti pariwisata, pendidikan, pelayanan sosial atau pemerintah. Berikut adalah beberapa pilihan karier yang mungkin ingin kamu pertimbangkan seperti disitat dari Collegecures, Sabtu, (31/3/2012):

– Pengajar bilingual
– Karyawan Kementerian Luar Negeri
Guide (pemandu) turis
– Pekerja sosial asing
– Direktur HRD
– Konsultan internasional
– Jurnalis
– Linguis
– Spesialis media
– Perunding (negosiator)
– Manager area
– Relawan korps perdamaian
– Penyiar radio atau televisi
– Penerjemah
– Guru
– Penulis

Dalam kehidupan bermasyarakat saat ini, menguasai bahasa kedua sangat penting, terutama jika kamu tinggal di tempat-tempat yang sangat beragam. Hidup di melting pot, tempat berbagai bahasa dan bangsa bertemu, akan lebih mudah jika kamu menguasai bahasa kedua.

Bahkan, ketika kamu masih berada di kampus, kamu juga dapat mengambil pekerjaan paruh waktu dan mempergunakan pengetahuanmu. Ingat saja, pengusaha selalu mencari orang yang menguasai lebih dari satu bahasa.(rfa) (dikutip dari www.okezone.com: 31 Maret 2012)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *