Monthly Archives: January 2015

RESENSI BUKU: MEMBACA PIKIRAN ORANG SEPERTI MEMBACA BUKU

IMG_0001Judul Buku : Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku
Penulis : Gerald I. Neirenberg
Penerbit : Think Yogyakarta
Tahun : 2007

Bahasa tubuh merupakan aktivitas yang tidak akan pernah terlepas dari   keseharian seseorang. Bahkan, dalam bahasa verbal sekalipun, bahasa tubuh hampir selalu mengiringinya. Sehingga, orang yang mempunyai kemampuan membara dan memahami makna bahasa tubuh, layaknya ia memahami pikiran, keinginan dan bahkan perasaan orang lain.
Banyak sekali manfaat yang akan kita peroleh jika kita mempelajari dan memahami bahasa tubuh yang disampaikan seseorang, baik disertai ucapan maupun tidak. Kita akan bisa mengetahui pikiran, perasaan, keinginan, harapan, tujuan, motivasi dan apa saja yang berada dibalik suatu aktivitas bahasa tubuh seseorang. Pendek kata, kemampuan memahami pikiran orang lain bisa dilakukan dengan cara mengasah kemampuan memahami bahasa tubuhnya.
Buku ini mengajarkan teknik-teknik sederhana memahami pikiran orang lain dengan cara menerjemahkan gerakan-gerakan bahasa tubuhnya –semudah saat kita tengah membaca sebuah buku yang menarik…(A)

RESENSI BUKU: JANGAN TAKUT NGOMONG (STRATEGI AGAR BERBICARA DI DEPAN UMUM

IMGJudul Buku : Jangan Takut Ngomong (Strategi Agar Berbicara Di Depan Umum
Penulis : Ivy Naistadt
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2005

Banyak di antara kita yang takut berbicara di depan umum. Membayangkannya saja terkadang sudah membuat jantung kita berdebar kencang. Kalaupun terpaksa melakukannya, kita akan mandi keringat dan tergagap-gagap, atau justru melantur tak keruan.
Menurut sebuah survei di Amerika Serikat, rasa takut berbicara di depan umum menempati urutan kedua setelah rasa takut terhadap ular! Tak heran bila kita berusaha dengan segala cara untuk menghindarinya, padahal perbuatan itu merugikan diri sendiri. Bagi para pekerja, mampu berbicara di depan satu orang atau lebih merupakan hal yang penting. Hal itu bisa berarti mendapatkan persetujuan dari atasan, meraih klien baru, bahkan memperoleh kenaikan gaji! Dan bagi orang-orang yang ingin menjadi pembicara dengan jumlah penonton yang lebih banyak, kemampuan ini jauh lebih penting lagi.
Dalam buku ini. Ivy Naistadt menyajikan proses yang unik dan sederhana untuk melawan ketakutan berbicara di depan umum yang selama ini mendera Anda. Program yang ditawarkannya begitu mudah diikuti dan bisa menolong Anda:
•  mengetahui masalah yang menyebabkan timbulnya rasa takut untuk berbicara di depan umum
•  mengembangkan dan menguasai teknik untuk mengatasi kecemasan saat berbicara
•  menggunakan keterampilan berbicara dalam berbagai kesempatan—seperti berpidato,  menghadapi wawancara, atau membawakan presentasi
•  tidak lupa mempersiapkan hal-hal kecil tetapi penting—seperti kabel, stop kontak multioutlet, adapter, dan baterai cadangan yang terisi penuh saat menggunakan laptop dan proyektor sebagai alat bantu presentasi
Tak peduli apa pun situasinya, buku ini akan memberikan senjata yang ampuh bagi Anda untuk menjadi pembicara yang efektif dan berpengaruh. Dan yang terpenting tidak takut berbicara di depan umum. (A)

RESENSI BUKU: MANUSIA Dari Mana dan Untuk Apa ?

IMG_0001Judul Buku : MANUSIA Dari Mana dan Untuk Apa ?
Penulis : Rully Nasrullah & Abdul Mukti Rouf
Penerbit : Mashun
Tahun : 2008

Manusia adalah makhluk Allah yang paling mulia dibanding makhluk yang lain, manusia adalah pemimpin atau yang mengatur alam ini, manusia adalah makhluk yang mempunyai kepribadian yang berbeda-beda dan lain sebagainya. Jelasnya, manusia adalah makhluk paling istimewa di antara makhluk lainnya.
la mempunyai keunikan tersendiri. Dalam ilmu logika manusia didefinisikan sebagai hewan yang nathiq. Manusia adalah animal simbolicum atau language-using animal. Artinya bahwa kehidupan sehari-hari manusia tidak lepas dari bahasa khususnya percakapan dan melakukan penafsiran terus-menerus. Ada pula yang menyatakan manusia adalah homo relegiosus, dimana ia merupakan alam kecil, mikrokosmos, dan merupakan bagian dari makrokosmos.
Buku ‘MANUSIA ini mengantarkan kepada pembaca sekalian, bagaimana definisi manusia sesuai dengan sejarah dan kajian kitab samawi. Juga, ditampilkan bagaimana seharusnya manusia berperilaku sesuai dengan nama-nama agung yang dimiliki oleh Sang Pencipta. Semoga bisa menjadi referensi untuk siapa saja yang ingin menemukan kesejatian diri bahwa di dalam diri manusia ada bersemayam Sang Pencipta. (A)