Monthly Archives: February 2013

Resensi Buku: Membangun Kecerdasan Moral: Tujuh Kebajikan Utama Agar Anak Bermoral Tinggi

membangun kecerdasan moralJudul Buku :Membangun Kecerdasan Moral: Tujuh Kebajikan Utama Agar Anak Bermoral Tinggi
Penulis         :Michele Borba, Ed.D.
Penerbit       :Gramedia Pustaka Utama
Tahun           :2008

Tidak sedikit orangtua zaman sekarang yang mengeluh anaknya bersikap kurang hormat pada orang lain, mudah tergoda bujukan teman untuk melenceng dari norma-norma sosial yang baik, melakukan kecurangan ketika mengerjakan ulangan alias menyontek. Dan dengan semakin terbukanya informasi lewat internet dan semakin meluasnya kepopuleran social networking di internet, anak-anak jelas semakin mudah terpapar pada tindakan moral yang keliru. Oleh karena itu, orangtua harus membekali anak dasar-pada dasar moral yang benar agar anak mampu memilah apa yang benar apa yang salah ketika menghadapi pergaulan di luar rumah.
Melalui buku ini, Michele Borba, Ed.D. menguraikan cara-cara membangun kecerdasan moral anak sedari anak masih kecil. Ada tujuh kebajikan utama yang disorot dalam buku ini. Ketujuh kebajikan yang menjadi landasan bagi orangtua untuk membentuk anak bermoral tinggi tersebut adalah:
Empati – mampu mengidentifikasi dan merasakan apa yang dirasakan orang lain
Nurani – mengetahui cara-cara yang benar dan bertindak sesuai dengan cara-cara tersebut
Kendali-diri – mengendalikan pikiran dan tindakan agar tindakan kita sesuai dengan norma-norma yang benar
Rasa hormat – menghargai orang lain dengan memperlakukan mereka dengan hormat
Kebaikan hati – memperlihatkan kepedulian terhadap kesejahteraan orang lain
Toleransi – menghormati martabat dan hak-hak semua orang
Adil – memilih untuk berpikiran terbuka dan bertindak berdasarkan prinsip keadilan
Buku ini juga dilengkapi dengan contoh-contoh kasus dan tips-tips praktis yang dibutuhkan orangtua dalam mengasuh anak-anak dalam era internet yang semakin terbuka ini. (A)

Resensi Buku: Habibie & Ainun

habibie & ainunJudul Buku : Habibie & Ainun
Penulis        : Bacharuddin Jusuf Habibie
Penerbit     : PT. THC Mandiri
Tahun         : 2010

…Kami berdua suami-isteri dapat menghayati pikiran dan perasaan masing-masing tanpa bicara. Malah antara kami berdua terbentuk komunikasi tanpa bicara, semacam telepati…
…Saya bahagia malam-malam hari berdua di kamar: dia sibuk diantara kertas-kertasnya yang berserakan di tempat tidur, saya menjahit, membaca atau berbuat yang lainnya. Saya terharu melihat ia pun banyak membantu tanpa diminta: mencuci piring, mencuci popok bayi yang ada isinya… (HasriAinun Habibie)
…Terimakasih Allah, ENGKAU telah menjadikan Ainun dan Saya Manunggal Jiwa, Roh, Bathin, dan Hati Nurani kami melekat pada Diri Kami sepanjang masa dimanapun Kami berada… (Doa B.J. Habibie)
“Ini adalah sebuah karya yang ditenun dan dibingkai dengan perasaan cinta suci yang mendalam, tulus, dan sarat nilai. Suka-duka penulisnya berdampingan selama 48 tahun dengan Bu Ainun tertumpah-ruah dengan penuh kejujuran dalam karya ini, sebuah karya yang dapat dijadikan ilham bagi para pencari resep spiritual bagi bangunan rumah tangga sakinah, sesuatu yang tidak mudah bagi kebanyakan kita, termasuk saya.” (Ahmad Syafii Maarif)
Ini sebuah buku yang luar biasa menarik, amat penting, sebuah buku sejarah Indonesia di 40 tahun terakhir, kisah pengalaman seorang putera utama bangsa Indonesia, tokoh teknologi yang menjadi tokoh politik, sebuah buku yang indah, yang sekaligus ceritera cinta, cinta yang menjadi rahmat dari Tuhan. Mempesona! (Franz Magnis-Suseno SJ) (A)