Monthly Archives: June 2012

Kegiatan Penilaian LSS

Penilaian lomba LSS tingkat nasional di SMA Negeri 7 Semarang, Rabu, 20 Juni 2012 tengah berlangsung yang dimulai tadi pagi sejak pukul 09.30 WIB. Diawali dengan sambutan siswa di sepanjang jalan raya masuk ke sekolah dan setelah pintu gerbang SMA 7, siswa membentuk barisan menyambut kedatangan dewan juri dan juga Wakil Walikota Semarang, Bapak Hendrar Prihadi, SE, MM.
Dengan diiringi gendhing kebo giro, dewan juri dan bapak Wakil Walikota memasuki auditorium, tempat pelaksanaan acara. Tampak juga kehadiran Bapak Kepala Disdik Kota Semarang, Bapak Camat Ngaliyan, Bapak Lurah Bambankerep, Kepala SMA sekota Semarang, dan undangan lainnya. 
Wakil Walikota dalam sambutannya menyampaikan kesiapan SMA 7 mengikuti Lomba Sekolah Sehat tingkat Nasional. Selain kesiapan sekolah juga dukungan dari SKPD di tingkat Kota Semarang semoga akan mendapatkan hasil terbaik. 
Setelah acara penyambutan di auditorium dilanjutkan dengan penilaian oleh juri dengan berkunjung ke tempat atau lokasi yang akan dinilai. 
Setelah acara penilaian selesai dilanjutkan dengan acara penutupan di auditorium pada pukul 13.30 WIB. Teriring harapan semoga penilaian ini, SMA 7 mendapatkan hasil yang terbaik. (R)

Pesan Wakil Walikota

Pesan Wakil Walikota
Persiapkan diri dengan semangat dan kerja yang optimal. Lingkungan sudah tertata dan siap untuk penilaian. Demikian salah satu yang dapat kita ambil dari kunjungan wakil walikota Semarang, Bapak Hendrar Prihadi, SE, MM ketika berkunjung ke SMA 7 pada hari Sabtu, 16 Juni 2012, dalam rangka persiapan SMA 7 mengikuti Lomba Sekolah Sehat tingkat Nasional tahun 2012. 
Kunjungan WawaKota Smg
Persiapan telah banyak dilakukan seperti kerja bakti rutin, pemeriksaan jentik, pembudidayaan dan pemanfaatan TOGA, pembuatan biopori, peningkatan kegiatan UKS dan KKR, dan sebagainya. Serangkaian kegiatan tersebut semakin memantapkan sekolah sebagai finalis LSS tingkat Nasional. (R)

Kerja Bakti Sekolah

Pak Bun dan siswa bekerja bakti
Ayo bersih-bersih, ciptakan lingkungan sehat, peduli pada kebersihan. Kebersihan sebagian dari iman. Yah itulah semangat segenap warga sekolah dalam membudayakan hidup sehat dengan peduli pada lingkungan. Hidup sehat berpangkal pada kebiasaan diri dan lingkungan. Jiwa dan raga akan sangat terbantu dengan gaya hidup sehat.
Kerja bakti merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan warga sekolah sekaligus nguri uri tradisi budaya Jawa yang baik. Selain bersih lingkungan secara fisik juga sarana berkomunikasi dengan sesama atau silaturahmi. 
Bapak Camat membersihkan semak
Kerja bakti dilaksanakan setiap Jum’at dengan tempat tujuan yang berganti-ganti dan senantiasa didukung oleh pihak-pihak yang terkait. Misalnya kerja bakti yang dilaksanakan pada tanggal 1 Juni 2012 dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Drs. Bunyamin, M.Pd. Pak Bun, demikian panggilan akrabnya, mengikuti kerja bakti dan terlibat langsung dalam pembersihan sampah di lingkungan. Kegiatan didukung dan dihadiri juga oleh Muspika (Musyawarah pimpinan Kecamatan) antara lain Bapak Camat, bapak Lurah, dan perwakilan dari tiap intansi seperti Puskesmas, Dinas Kesehatan, UPTD Pendidikan, dan sebagainya.
Kepala Sekolah mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasinya. 
Dukungan Komite dan Kepala Disdik
Kerja bakti merupakan salah satu agenda dalam kegiatan besar persiapan lomba sekolah sehat tingkat nasional yang mana SMA 7 menjadi salah satu finalisnya. 
Komite sekolah juga mendukung dengan mengikuti kegiatan kerja bakti tiap Jum’atnya dan hadir pada tanggal 1 dan 16 Juni 2012. Kebersamaan dan kerja sama dari pihak yang terkait menumbuhkan rasa peduli dan setia kawan bahwa SMA 7 tidak sendirian menghadapi lomba tersebut. Tentunya prestasi yang baik pada lomba LSS ini akan melengkapi keberhasilan Kota Semarang yang sebelumnya telah memperoleh Adipura 2012. (R)

Selamat menempuh perkuliahan

Formasi kelulusan siswa kelas XII
Berikut adalah daftar siswa kelas XII SMA 7 yang telah diterima di perguruan tinggi. Informasi ini diperoleh dari BK yang telah melakukan pendataan. 
Jalur undangan, adalah jalur masuk perguruan tinggi tanpa melalui tes berdasarkan prestasi dan LHBS siswa kelas XI semester 3, 4 dan kelas XII semester 5. Selamat ya, sudah tidak susah sudsah lagi mencari tempat untuk kuliah. Siswa-siswi berikut adalah yang diterima melalui jalur undangan di perguruan tinggi:


NO.
Nama
Kelas
Fak
PTN
1
Nanda Esa
XII S5
Seni Rupa
UNS
2
Tiara Fitriani
XII S5
Akuntansi
UNNES
3
Devi Supriyani
XII S5
PGSD
UNNES
4
Sawa K
XII S5
Akuntansi
UNNES
5
Rossi Nungki
XII S5
Bahasa jepang
UNDIP
6
Fitria Agustina
XII S4
PGSD
UNNES
7
Dwi Rahmawati
XII S3
F. Hukum
UNNES
8
Wahyudin Widianto
XII A1
T. Mesin
UNDIP
9
Wismoyo Adi
XII A1
T. Kimia
UNNES
10
Adining Astuti
XII S3
PLS
UNNES
11
Niluh Adiyani
XII S2
Akuntansi
UNNES
12
Enggal Sesar A
XII S2
Pemerintahan
UNDIP
13
Wulan Widyaningrum
XII S5
PGSD
UNNES
14
Aulia Nurul F
XII S2
F. Hukum
UNNES
15
Dwi Purnaning
XII A1
P Matematika
UNNES
16
Lutfi Nur
XII S1
Sastra Jepang
UNDIP
17
Peregrine
XII S4
Akuntansi
UNNES
18
Tri Nur
XII S3
PGSD
UNNES
19
Rima Asprilina
XII S3
Akuntansi
UNDIP
20
Gilang Trisya
XII S3
PGSD
UNNES
21
Nitta Wulan
XII S1
PGSD
UNNES
22
Yasinta Aulia
XII S5
P Akuntansi
UNNES
(R)

Akhir Kisah di Sekolah

Formasi kelulusan Siswa
Sabtu, 16 Juni 2012 merupakan hari yang penting bagi siswa kelas XII karena saat itulah siswa terakhir secara formal berseragam SMA 7 Semarang. Ya, karena Sabtu itu pukul 10.00 adalah acara penyerahan siswa ke orang tua atau wali siswa. Kegiatan rencananya akan dihadiri oleh guru, siswa kelas XII beserta orang tua/wali siswa.
Setelah tiga tahun belajar di SMA 7, beraneka suka, duka, dan memori telah tersimpan dalam diri siswa. Saat MOS masih teringat ketika masuk pertama ke sekolah dan kini, tibalah kelulusannya. Waktu tidak bisa dihentikan atau berhenti. Siswa kelas XII telah lulus dan akan meninggalkan bangku SMA dan menuju tujuan perjalanan berikutnya. Kita tunggu kehadiran dan atensinya. Semoga setelah lulus ini akan menuju ke tempat belajar selanjutnya atau mendapatkan pekerjaan yang sesuai bagi yang ingin bekerja sambil menyiapkan untuk kuliah nantinya. Selamat menempuh perjalanan baru. Semoga sukses. (R)

Waspada, Bahaya di Balik Minuman Energi

DI tengah belitan aktivitas, minuman energi (energy drink) banyak dipilih masyarakat untuk mendongkrak tenaga mereka. Namun, bahaya di balik minuman tersebut sebaiknya diwaspadai sebelum kesehatan Anda menjadi taruhannya.

Selain memberi dorongan energi, menurut penelitian, minuman energi juga dapat memberikan Anda efek negatif pada tekanan darah, denyut jantung, dan fungsi otak. Karenanya, mengetahui berbagai bahaya dari minuman tersebut menjadi hal yang patut dipelajari.
 
Berikut ini empat hal yang perlu dipikirkan ketika hendak mengonsumsi minuman energi, seperti dilansir Reader’s Digest.

Gula

Jumlah gula yang besar dalam minuman energi dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang tidak diperlukan, masalah kesehatan gigi, dan menambah berat badan. Pastikan untuk memeriksa label guna melihat berapa banyak gula dalam minuman favorit Anda. Bandingkan dengan minuman soda dan Anda akan menemukan bahwa seringkali minuman energi mengandung gula, bahkan lebih dari soda biasa.

Bahaya untuk anak-anak

Jumlah kafein dan gula pada anak-anak yang menikmati minuman energi sama jumlahnya pada orang dewasa. Karena anak-anak masih akan tumbuh, maka efek negatif minuman berenergi akan terakumulasi ketika mereka besar. Bahayanya juga lebih besar dibandingkan pada orang dewasa.

Dehidrasi

Sejumlah besar kafein dan gula dapat menyebabkan dehidrasi. Tubuh yang dehidrasi tidak dapat melakukan sesuatu dengan baik. Jika Anda konsumsi minuman energi, cobalah untuk diikuti dengan segelas besar air putih agar tetap terhidrasi.

Berpikir pintar

Sebelum Anda atau sang buang hati konsumsi minuman energi, pastikan memeriksa label dan pikirkan minuman alternatif lain. Sering istirahat yang cukup, minum air putih, olahraga ringan, dan mengonsumsi energi alami yang berasal dari makanan akan memberikan tubuh Anda bahan bakar yang dibutuhkan selama beraktivitas. (dikutip dari www.okezone.com: 14/7/2012)

Kiat Lulus SNMPTN

Kompas.com – Perguruan Tinggi Negeri (PTN) boleh dibilang masih menjadi pilihan utama para siswa untuk melanjutkan studi karena alasan kualitas yang unggul dan biayanya murah. Alasan gengsi juga terkadang memengaruhi mengapa banyak siswa berlomba-lomba memilih PTN.
Ada beberapa jalur pendaftaran PTN, mulai dari penelurusan minat dan kemampuan (PMDK) hingga jalur prestasi. Jalur lain yang banyak dinantikan mereka yang tidak lolos  jalur-jalur tersebut adalah seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN).
Tahun ini SNMPTN rencananya akan dilaksanakan pada 12-13 Juni 2012. Kendati risikonya tak seberat menghadapi ujian nasional, tetap diperlukan keseriusan dalam mempersiapkan diri.
Menurut Djoko Santoso, direktur jenderal pendidikan tinggi, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk memprediksi tingkat kesulitan soal SNMPTN, para siswa disarankan untuk memperlajari contoh soal dari pelaksanaan SNMPTN tahun-tahun sebelumnya.
“Kuasai pelajarannya dan pelajari pola soal melalui kisi-kisi yang beredar. Karena pola soal tak pernah berubah,” kata Djoko.
Seperti pengalaman Dicky Dwiantana, mahasiswa semester III jurusan ilmu politik FISIP UI. Berdasarkan pengalamannya mengikuti ujian tulis SNMPTN tahun lalu, ia banyak mempelajari soal-soal tahun sebelumnya.

“Saya belajar dari soal tahun lalu. Karena pola soalnya selalu sama, hanya diganti sedikit,” ujar Dicky.
Selain itu, sebaiknya siswa lebih fokus pada satu atau dua pelajaran yang dianggap sulit oleh kebanyakan orang. Dengan begitu, kita bisa merebut nilai dari pelajaran tersebut.

Untuk menguasai materi pelajaran, setiap orang memiliki durasi waktu yang berbeda. Namun beberapa mahasiswa yang diwawancara mengaku mereka tidak meluangkan waktu banyak untuk belajar.
“Nggak perlu lama-lama. Sejam juga cukup. Belajarnya nggak usah diforsir,” kata Hanifah Amalia, mahasiswi Sastra Belanda Universitas Indonesia angkatan tahun 2011.
Hanifah sendiri mengaku lebih suka belajar sendiri dan tidak mengikuti bimbingan belajar. “Saya hanya ikut bimbel selama tiga minggu dari lima minggu paket belajar intensif yang disediakan bimbel,” paparnya.
Hanifah mengungkapkan, sesi bimbel sebenarnya bisa dipakai untuk aktif bertanya pada pengajar mengenai materi yang kurang dimengerti.

Beberapa persiapan lain yang harus dilakukan adalah meluangkan waktu untuk beristirahat. Belajar terus menerus bisa membuat kita lelah, padahal kondisi tubuh yang fit sangat penting pada saat hari H.
“Tes potensi akademik dalam SNMPTN sebenarnya nggak susah, cuma kalau kita kurang konsentrasi akan sulit mengerjakannya karena waktunya sedikit. Makanya tubuh harus fit,” kata Abednego, mahasiswa Teknologi Bioproses dari Universitas Indonesia.

Hindari pula belajar terlalu keras sehari sebelum ujian. Persiapan belajar seharusnya dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya.
“Dua hari menjelang SNMPTN, saya sudah nggak belajar. Biar rileks dan nggak terlalu tegang nantinya. Jadi, hanya tidur-tiduran saja di rumah,” tutur Awwah, mahasiswa teknik elektro.
Terakhir, tentu saja berdoa. “Faktor lain SNMPTN tak cuma kepintaran, doa dan restu orang tua itu penting,” katanya.
Apabila ternyata tahun ini masih belum bisa lolos SNMPTN jangan sedih. Kita bisa mencobanya tahun depan, atau mempertimbangkan untuk memilih perguruan tinggi swasta. Selamat mencoba.

(dikutip dari www.kompas.com: 8/6/2012: 08:39)