Monthly Archives: May 2012

Lulus 100%

Selamat menghadapi tantangan setelah lulus UN
Pengumuman kelulusan SMA 7 telah dilaksanakan sejak tanggal 26 Mei 2012. Dapat diketahui dari 342 siswa peserta UN yang terdiri dari program Bahasa sejumlah 14 siswa, program IPA sejumlah 143 siswa, dan program IPS sejumlah 185 siswa semuanya lulus ujian nasional dan lulus sekolah. Ini adalah pencapaian yang besar yang dibarengi dengan usaha yang gigih dan optimal. 
Berbagai menu program untuk siswa kelas XII telah dilaksanakan seperti tambahan materi pelajaran, Try out UN dan US, Klinik Belajar, Do’a Bersama, dan Motivasi. Kegigihan dalam berusaha akan menentukan warna hasil yang akan diraih, dan itu terjadi sekarang. Dukungan dan do’a dari orang tua/wali siswa dan bapak/ibu guru sangat berarti. Kekompakan belajar dan berusaha memperoleh hasil yang memuaskan ini perlu diteruskan untuk mempertahankan hasil yang sudah baik ini. 
Untuk siswa kelas XII yang telah lulus janganlah larut dalam kesenangan, sebab tantangan baru sudah di depan mata. Pilihannya antara lain mau kuliah atau bekerja. Apabila mau kuliah maka perlu menyiapkan diri untuk mengikuti seleksi masuk PTN/PTS. Apabila mau bekerja maka sebaiknya mencari keterampilan dulu seperti kursus atau diklat sehingga memiliki keterampilan yang diperlukan.
Agenda siswa kelas XII di sekolah sebagai penutup belajar di SMA 7 antara lain: mengambil surat keterangan lulus, cap jari atau sidik jari dan tanda tangan dokumen, dan penyerahan siswa ke ortu/wali siswa. Semoga kegiatan penutup atau akhir dapat berjalan dengan lancar dan baik. Sekali lagi selamat dan siapkan diri menghadapi tantangan setelah lulus. (Rochimudin)

Pengumuman Kelulusan 2012

PENGUMUMAN

KELULUSAN SISWA KELAS XII IPS
SMA NEGERI 7 SEMARANG
TAHUN PELAJARAN 2011/2012
NO
NOMOR PESERTA
KETERANGAN
1
01-007-158-3
LULUS
2
01-007-159-2
LULUS
3
01-007-160-9
LULUS
4
01-007-161-8
LULUS
5
01-007-162-7
LULUS
6
01-007-163-6
LULUS
7
01-007-164-5
LULUS
8
01-007-165-4
LULUS
9
01-007-166-3
LULUS
10
01-007-167-2
LULUS
11
01-007-168-9
LULUS
12
01-007-169-8
LULUS
13
01-007-170-7
LULUS
14
01-007-171-6
LULUS
15
01-007-172-5
LULUS
16
01-007-173-4
LULUS
17
01-007-174-3
LULUS
18
01-007-175-2
LULUS
19
01-007-176-9
LULUS
20
01-007-177-8
LULUS
21
01-007-178-7
LULUS
22
01-007-179-6
LULUS
23
01-007-180-5
LULUS
24
01-007-181-4
LULUS
25
01-007-182-3
LULUS
26
01-007-183-2
LULUS
27
01-007-184-9
LULUS
28
01-007-185-8
LULUS
29
01-007-186-7
LULUS
30
01-007-187-6
LULUS
31
01-007-188-5
LULUS
32
01-007-189-4
LULUS
33
01-007-190-3
LULUS
34
01-007-191-2
LULUS
35
01-007-192-9
LULUS
36
01-007-193-8
LULUS
37
01-007-194-7
LULUS
38
01-007-195-6
LULUS
39
01-007-196-5
LULUS
40
01-007-197-4
LULUS
41
01-007-198-3
LULUS
42
01-007-199-2
LULUS
43
01-007-200-9
LULUS
44
01-007-201-8
LULUS
45
01-007-202-7
LULUS
46
01-007-203-6
LULUS
47
01-007-204-5
LULUS
48
01-007-205-4
LULUS
49
01-007-206-3
LULUS
50
01-007-207-2
LULUS
51
01-007-208-9
LULUS
52
01-007-210-7
LULUS
53
01-007-211-6
LULUS
54
01-007-212-5
LULUS
55
01-007-213-4
LULUS
56
01-007-214-3
LULUS
57
01-007-215-2
LULUS
58
01-007-216-9
LULUS
59
01-007-217-8
LULUS
60
01-007-218-7
LULUS
61
01-007-219-6
LULUS
62
01-007-220-5
LULUS
63
01-007-221-4
LULUS
64
01-007-222-3
LULUS
65
01-007-223-2
LULUS
66
01-007-224-9
LULUS
67
01-007-225-8
LULUS
68
01-007-226-7
LULUS
69
01-007-227-6
LULUS
70
01-007-228-5
LULUS
71
01-007-229-4
LULUS
72
01-007-230-3
LULUS
73
01-007-231-2
LULUS
74
01-007-232-9
LULUS
75
01-007-233-8
LULUS
76
01-007-234-7
LULUS
77
01-007-235-6
LULUS
78
01-007-236-5
LULUS
79
01-007-237-4
LULUS
80
01-007-238-3
LULUS
81
01-007-239-2
LULUS
82
01-007-240-9
LULUS
83
01-007-241-8
LULUS
84
01-007-242-7
LULUS
85
01-007-243-6
LULUS
86
01-007-244-5
LULUS
87
01-007-245-4
LULUS
88
01-007-246-3
LULUS
89
01-007-247-2
LULUS
90
01-007-248-9
LULUS
91
01-007-249-8
LULUS
92
01-007-250-7
LULUS
93
01-007-251-6
LULUS
94
01-007-252-5
LULUS
95
01-007-253-4
LULUS
96
01-007-254-3
LULUS
97
01-007-255-2
LULUS
98
01-007-256-9
LULUS
99
01-007-257-8
LULUS
100
01-007-258-7
LULUS
101
01-007-259-6
LULUS
102
01-007-260-5
LULUS
103
01-007-261-4
LULUS
104
01-007-262-3
LULUS
105
01-007-263-2
LULUS
106
01-007-264-9
LULUS
107
01-007-265-8
LULUS
108
01-007-266-7
LULUS
109
01-007-267-6
LULUS
110
01-007-268-5
LULUS
111
01-007-269-4
LULUS
112
01-007-270-3
LULUS
113
01-007-271-2
LULUS
114
01-007-272-9
LULUS
115
01-007-273-8
LULUS
116
01-007-274-7
LULUS
117
01-007-275-6
LULUS
118
01-007-276-5
LULUS
119
01-007-277-4
LULUS
120
01-007-278-3
LULUS
121
01-007-279-2
LULUS
122
01-007-280-9
LULUS
123
01-007-281-8
LULUS
124
01-007-282-7
LULUS
125
01-007-283-6
LULUS
126
01-007-284-5
LULUS
127
01-007-285-4
LULUS
128
01-007-286-3
LULUS
129
01-007-287-2
LULUS
130
01-007-288-9
LULUS
131
01-007-289-8
LULUS
132
01-007-290-7
LULUS
133
01-007-291-6
LULUS
134
01-007-292-5
LULUS
135
01-007-293-4
LULUS
136
01-007-294-3
LULUS
137
01-007-295-2
LULUS
138
01-007-296-9
LULUS
139
01-007-297-8
LULUS
140
01-007-298-7
LULUS
141
01-007-299-6
LULUS
142
01-007-300-5
LULUS
143
01-007-301-4
LULUS
144
01-007-302-3
LULUS
145
01-007-303-2
LULUS
146
01-007-304-9
LULUS
147
01-007-305-8
LULUS
148
01-007-306-7
LULUS
149
01-007-307-6
LULUS
150
01-007-308-5
LULUS
151
01-007-309-4
LULUS
152
01-007-310-3
LULUS
153
01-007-311-2
LULUS
154
01-007-312-9
LULUS
155
01-007-313-8
LULUS
156
01-007-314-7
LULUS
157
01-007-315-6
LULUS
158
01-007-316-5
LULUS
159
01-007-317-4
LULUS
160
01-007-318-3
LULUS
161
01-007-319-2
LULUS
162
01-007-320-9
LULUS
163
01-007-321-8
LULUS
164
01-007-322-7
LULUS
165
01-007-323-6
LULUS
166
01-007-324-5
LULUS
167
01-007-325-4
LULUS
168
01-007-326-3
LULUS
169
01-007-327-2
LULUS
170
01-007-328-9
LULUS
171
01-007-329-8
LULUS
172
01-007-330-7
LULUS
173
01-007-331-6
LULUS
174
01-007-332-5
LULUS
175
01-007-333-4
LULUS
176
01-007-334-3
LULUS
177
01-007-335-2
LULUS
178
01-007-336-9
LULUS
179
01-007-337-8
LULUS
180
01-007-338-7
LULUS
181
01-007-339-6
LULUS
182
01-007-340-5
LULUS
183
01-007-341-4
LULUS
184
01-007-342-3
LULUS
185
01-007-343-2
LULUS

Menanti Pengumuman UN

Ketika UN berlangsung
Pukul 15.00 WIB hari Sabtu, 26 Mei 2012 adalah waktu pelaksanaan pengumuman UN atau kelulusan SMA Negeri 7 Semarang. Informasi akan dimuat melalui website dan blog SMA 7. Mohon siswa kelas XII dapat senantiasa mengup date berita di weblog ini. Kegiatan setelah pengumuman juga akan dimuat melalui weblog ini.
Berdo’a dan berdo’a semoga anda atau seluruh siswa kelas XII Bahasa/IPA/IPS dapat lulus semua. Amin. (R)

Jelang Pengumuman UN 2012

Jelang Pengumuman

Sabtu, 26 Mei 2012 merupakan hari yang dipilih oleh Kemdikbud untuk pengumuman hasil Ujian Nasional SMA/MA/SMK. Hal tersebut tertuang dalam POS UN 2011/2012: 

Sekolah/madrasah mengumumkan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan mengacu pada Bab VI  paling lambat:   
a. tanggal 26 Mei 2012 untuk SMA/MA dan SMK                       

b. tanggal 2 Juni 2012 untuk SMP/MTs, SMPLB, dan SMALB
Perlu dicermati ulang, LULUS SMA artinya: 1. Lulus dari Satuan Pendidikan atau sekolah. Ketentuan ini berdasarkan POS Ujian Sekolah tahun pelajaran 2011/2012. 2. Lulus Ujian Nasional 2012. Lulus Ujian Nasional sebagai mana disebutkan syarat-syaratnya dalam Kriteria Kelulusan dalam Permendikbud No.59 tahun 2011.
Nah, saat seperti ini adalah waktu yang sudah mendekati detik-detik pengumuman UN 2012. SMA 7 akan mengumumkan hasil kelulusan siswa kelas XII melalui Website yaitu www.sman7semarang.sch.id dan Weblog: perpustakaansma7.blogspot.com. Untuk tanggal dan waktunya, kita masih menunggu informasi dari disdik kota Semarang. Sabar dan berdo’a ya. (R)

Upaya Penanggulangan Pencemaran Udara

Oleh: Arda Dinata Email: arda.dinata@gmail.com

leh: Arda Dinata
Email:
arda.dinata@gmail.com

TERJADINYApencemaran udara, tentu harus segera ditanggulangi dengan melakukan pencegahan sedini mungkin agar tidak terjadi kesakitan pada manusia. Dalam melakukan pencegahan secara tepat tergantung pada sifat dan sumber polutan udara. Pada dasarnya caranya dibedakan menjadi mengurangi polutan dengan alat-alat, mengubah polutan, melarutkan polutan, dan mendispersikan polutan.

Menurut dr.drh. Mangku Sitepoe (1997), ada lima dasar dalam mencegah atau memperbaiki pencemaran udara berbentuk gas.

1. Absorbsi. Melakukan solven yang baik untuk memisahkan polutan gas dengan konsentrasi yang cukup tinggi. Biasanya absorbennya air, tetapi kadang-kadang dapat juga tidak menggunakan air (dry absorben).

2. Adsorbsi. Mempergunakan kekuatan tarik-menarik antara molekul polutan dan zat adsorben. Dalam proses adsorbsi dipergunakan bahan padat yang dapat menyerap polutan. Berbagai tipe adsorben antara lain Karbon Aktif dan Silikat.

3. Kondensasi. Dengan kondensasi dimaksudkan agar polutan gas diarahkan mencapai titik kondensasi, terutama dikerjakan pada polutan gas yang bertitik kondensasi tinggi dan penguapan yang rendah (Hidrokarbon dan gas organik lain).

4. Pembakaran. Mempergunakan proses oksidasi panas untuk menghancurkan gas Hidrokarbon yang terdapat di dalam polutan. Hasil pembakaran berupa Karbon Dioksida dan air. Adapun proses pemisahannya secara fisik dikerjakan bersama-sama dengan proses pembakaran secara kimia.

5. Reaksi kimia. Banyak dipergunakan pada emisi golongan Nitrogen dan Belerang. Membersihkan gas golongan Nitrogen, caranya dengan diinjeksikan Amoniak yang akan bereaksi kimia dengan NOx dan membentuk bahan padat yang mengendap. Untuk menjernihkan golongan Belerang dipergunakan copper oksid atau kapur dicampur arang.

Sementara itu, pencegahan pencemaran udara berbentuk partikel dapat dilakukan melalui enam konsep.

1. “Membersihkan” (Scrubbing). Mempergunakan cairan untuk memisahkan polutan. Alat scrubbing ada berbagai jenis, yaitu berbentuk plat, masif, fibrous, dan spray.

2. Menggunakan filter. Dimaksudkan untuk menangkap polutan partikel pada permukaan filter. Filter yang dipergunakan berukuran sekecil mungkin. Filter bersifat semipermeable yang dapat dibersihkan, kadang-kadang dikombinasikan dengan pembersihan gas dan filter polutan partikel.

3. Mempergunakan presipitasi elektrostatik. Cara ini berbeda dengan cara mekanis lainnya, sebab langsung ke butir-butir partikel. Polutan dialirkan di antara pelat yang diberi aliran listrik sehingga presipitator yang akan mempresipitasikan polutan partikel dan ditampung di dalam kolektor. Pada bagian lain akan keluar udara yang telah dibersihkan.

4. Mempergunakan kolektor mekanis. Dengan menggunakan tenaga gravitasi dan tenaga kinetis atau kombinasi keduanya untuk mengendapkan partikel. Sebagai kolektor dipergunakan gaya sentripetal yang memakai siklon.

Sampah menyebabkan bau

5. Program langit biru. Yaitu program untuk mengurangi pencemaran udara, baik pencemaran udara yang bergerak maupun stasioner. Dalam hal ini, ada tiga tindakan yang dilakukan terhadap pencemaran udara akibat transportasi (baca: kendaraan bermotor), yaitu: Pertama, mengganti bahan bakar kendaraan. Bahan bakar disel dan premium pembakarannya kurang sempurna sehingga terjadi polutan yang berbahaya. Dalam program lagit biru, hal ini dikaitkan dengan penggantian bahan bakar ke arah bahan bakar gas yang memberikan hasil pembakaran lebih baik. Kedua, mengubah mesin kendaraan. Mesin dengan bahan bakar disel diganti dengan mesin bahan bakar gas. Ketiga, memasang alat-alat pembersihan polutan pada kendaraan bermotor.

6. Menggalakan penanaman pohon. Mempertahankan paru-paru kota dengan memperluas pertamanan dan penanaman berbagai jenis pohon sebagai penangkal pencemaran. Sebab tumbuhan akan menyerap hasil pencemaran udara (CO2) dan melepaskan oksigen sehingga mengisap polutan dan mengurangi polutan dengan kehadiran oksigen.

Bentuk pencegahan yang lain adalah membiasakan diri untuk mengkonsumsi makanan mengandung serat tinggi. Serat makanan dapat menetralkan zat pencemar udara dan mengurangi penyerapan logam berat melalui sistem pencernaan kita. Dan yang paling penting pemerintah hendaknya komitmen terhadap mengganti bensin bertimbal dengan bensin tanpa Timbal.*** mencegah atau memperbaiki pencemaran udara berbentuk gas.

http://pollutionnews.blogspot.com/2008/09/upaya-penanggulangan-pencemaran-udara.html

Kementerian Lingkungan Hidup Siapkan Aturan Soal Sampah

Hutan yang masih hiau
JAKARTA, RABU- Kementerian Lingkungan Hidup dalam satu tahun ini akan mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) mengenai pengelolaan sampah. PP ini ditujukan kepada perusahaan yang menghasilkan sampah yang dikeluarkan melaui limbah maupun kemasan produknya.
PP tersebut dikeluarkan atas dasar Undang-Undang No.18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. “PP ini akan memberikan tanggung jawab kepada perusahaan tentang pengelolaan sampahnya termasuk ketika diterima konsumen,” kata Menteri Lingkungan Hidup RI, Rachmat Witoelar, di Jakarta, Rabu (10/9).
Rachmat menambahkan, saat ini pengelolaan sampah hanya dibebankan kepada masyarakat. Bahkan, di lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPA) warga mengalami dampak yang begitu buruk yaitu kondisi lingkungan yang tidak sehat.
Salah satu isi PP tersebut adalah setiap industri harus bertanggung jawab terhadap kemasannya dan perusahaan wajib melabeli kemasan tersebut tentang petunjuk pengolahan selanjutnya. Saat ini draft PP yang rencananya berjumlah sebelas butir masih dalam tahap penggodokan di Kementrian Lingkungan Hidup.
Dalam kesempatan yang sama, Deputi Menteri Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan, M. Gempur Adnan, mengusulkan kepada perusahaan untuk membentuk suatu badan atau asosiasi untuk membicarakan lebih lanjut mengenai pengelolaan sampah tersebut.
Kementerian Lingkungan Hidup selaku pengawas berharap, dalam satu tahun semenjak PP dikeluarkan nanti, tiap perusahaan dapat menganggarkan biaya pengelolaan menjadi bagian internal perusahaan. “Jangka panjangnya, dalam waktu sepuluh tahun, 70 persen pengelolaan sampah seluruh industri di Indonesia sudah berjalan, dengan indikator tingkat kerusakan pada lingkungan,” tambah Adnan. 

Dikutip dari: http://nasional.kompas.com/read/2008/09/10

Workshop Pembelajaran Berbasis Lingkungan

Tampilkan materi / bahan ajar
dalam weblog on line
Memantapkan persiapan sekolah dalam mengikuti Lomba Sekolah Adiwiyata tingkat nasional, SMA 7 akan menyelenggarakan workshop tentang Pembelajaran Berbasis Lingkungan pada hari Rabu, 9 Mei dan Selasa 15 Mei 2012. Acara yang perlu diikuti oleh sluruh guru ini merupakan kelanjutan dari acara yang pernah diselenggarakan berikutnya pada awal tahun pelajaran dalam penyusunan silabus dan rencana pembelajaran. Administrasi pembelajaran merupakan hal yang pokok sehingga harus dipersiapkan sebelum guru tampil di kelas.
Dengan model pembelajaran lingkungan hidup yang bersifat monolitik dan terintegrasi maka ini relevan untuk dipersiapkan. Review dan evaluasi silabus perlu disempurnakan. Materi lingkungan hidup yang telah ada perlu di up grade dan up date  sesuai dengan perkembangan. 
Perangkat yang sudah ada akan menentukan materi ajar ataupun bahan ajar yang akan ditampilkan di kelas. Nah, materi ajar ini dapat ditayangkan di website sehingga siswa dapat mengetahui sebelumnya atau dapat di follow oleh peserta didik. Siswa dapat memberikan komentar sehingga terjadi interaksi secara on line dalam pembelajaran di luar kelas. (R)

Donor Darah di SMA 7

Seorang siswa sedang mengikuti donor.
Senin, 7 Mei 2012 diselenggarakan donor darah oleh SMA 7 yang bertempat di Auditorium. Acara yang dilaksanakan pukul 08.00 – 12.00 WIB diikuti 27 pedonor. Kegiatan sosial donor darah dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan rasa kesetiakawanan sosial serta kemanusiaan kepada sesama. Kegiatan rutin donor darah di SMA 7 diselenggarakan setiap enam bulan sekali. 
Menurut Bu Musrifah, “Target pendonor adalah siswa yang sudah berusia di atas 17 tahun beserta guru/karyawan”. Ditambahkannya, kegiatan yang bekerja sama dengan PMI Kota Semarang dengan misi untuk memenuhi target kebutuhan darah di Kota Semarang yang setiap tahunnya meningkat. Evaluasi selama ini PMI Kota Semarang selalu mengalami kekurangan darah. Untuk itu SMA 7 berusaha untuk membantu dengan acara donor darah. (R)

Kunjungan Mobil Perpus di SMA 7

Mobil pintar / perpus ketika dikunjungi
oleh Walikota Semarang.
Mobil perpustakaan keliling Kota Semarang pada hari Jum’at, 27 April 2012 mengunjungi SMA 7 Semarang. Sejak masuk dan parkir samping gedung perpustakaan sekolah, para siswa sudah antri untuk meminjam buku. Antusias siswa dan guru terlihat seru setelah deretan buku di buka. Siswa kelas X 1, X 2, X 3, dan X4 berkesempatan mengunjungi pertama. Para siswa begitu tertarik karena buku yang tersedia di mobil pintar itu termasuk kategori baru atau up to date. Setelah meminjam siswa membacanya di depan teras kelas ataupun di sekitar kebun toga.
Sayangnya buku tidak boleh dipinjam untuk dibawa pulang. Meskipun demikian siswa merasa puas dan berharap mobil pintar segera berkunjung lagi ke SMA 7. Terima kasih dan cepat berkunjung lagi ke sekolah kami ya. (R)