Monthly Archives: March 2012

Sarjana Sastra Asing Bisa Kerja Apa?

KETERTARIKANMU pada bahasa asing membuatmu memutuskan mengambil jurusan sastra asing ketika kuliah. Keputusan ini akan sangat menguntungkanmu ketika mencari pekerjaan.

Perusahaan akan mempertimbangkan sarjana yang menguasai dua atau lebih bahasa asing. Peluang kerjamu pun lebih besar. Meski demikian, hal ini juga tergantung pada pekerjaan apa yang menarik perhatianmu. Belum lagi jika ada persyaratan gelar sarjana tertentu yang dipasang perusahaan.

Dalam banyak hal, komunikasi adalah keterampilan kunci. Jadi, apa pun bahasa yang kamu pelajari, pastikan kamu mahir dalam bahasa tersebut. Terutama secara tata bahasa. Selain itu, kamu juga perlu pandai menghafal dan tetap terorganisasi dengan baik.

Lowongan Kerja

Seperti disebutkan sebelumnya, peluang karirmu tidak terbatas. Cobalah mengambil konsentrasi jurusan yang lebih spesifik atau mengambil penekanan tertentu yang sesuai dengan gelar bahasa asingmu.

Gelar sarjana sastra asing dapat dimanfaatkan dalam berbagai lapangan pekerjaan seperti pariwisata, pendidikan, pelayanan sosial atau pemerintah. Berikut adalah beberapa pilihan karier yang mungkin ingin kamu pertimbangkan seperti disitat dari Collegecures, Sabtu, (31/3/2012):

– Pengajar bilingual
– Karyawan Kementerian Luar Negeri
Guide (pemandu) turis
– Pekerja sosial asing
– Direktur HRD
– Konsultan internasional
– Jurnalis
– Linguis
– Spesialis media
– Perunding (negosiator)
– Manager area
– Relawan korps perdamaian
– Penyiar radio atau televisi
– Penerjemah
– Guru
– Penulis

Dalam kehidupan bermasyarakat saat ini, menguasai bahasa kedua sangat penting, terutama jika kamu tinggal di tempat-tempat yang sangat beragam. Hidup di melting pot, tempat berbagai bahasa dan bangsa bertemu, akan lebih mudah jika kamu menguasai bahasa kedua.

Bahkan, ketika kamu masih berada di kampus, kamu juga dapat mengambil pekerjaan paruh waktu dan mempergunakan pengetahuanmu. Ingat saja, pengusaha selalu mencari orang yang menguasai lebih dari satu bahasa.(rfa) (dikutip dari www.okezone.com: 31 Maret 2012)

Menilik Perbedaan TOEFL dan IELTS

KOMPAS.com – Kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu syarat utama untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri. Untuk mengetahui tingkat kemampuan berbahasa Inggris seseorang, ada beberapa tes yang bisa dijalani. Dua di antaranya adalah Test of English as a Foreign Languange (TOEFL) dan International English Language Testing System (IELTS).  Lalu, apa sebenarnya perbedaan antara TOEFL dan IELTS?

Beda Tujuan
TOEFL
Tujuan utama dari TOEFL adalah untuk menentukan kemampuan seseorang berbicara, membaca, memahami, dan menulis dengan cukup baik untuk mengikuti perkuliahan yang berbasis bahasa Inggris. Pertanyaan-pertanyaan, bahan bacaan, dan bahan mendengarkan, semua dirancang untuk masuk ke tingkat perguruan tinggi.

IELTS
Sementara, tujuan dari IELTS adalah untuk membuktikan Anda memiliki standar tertentu dalam bahasa Inggris. Program IELTS dirancang untuk mereka yang ingin bekerja atau melanjutkan studi di luar negeri. IELTS ini diakui oleh institusi pendidikan di Inggris, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Hongkong, Irlandia, Afrika Selatan, dan sejumlah badan profesional lainnya di seluruh dunia.

Beda Struktur
IELTS
Pendaftar yang mengambil tes IELTS biasanya diminta untuk melengkapi empat modul (berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan). Setelah itu, para pendaftar akan menerima sebuah berkas atau skor yang ditampilkan pada formulir laporan IELTS. Skor tertinggi bernilai 9, ini berarti orang tersebut benar-benar kompeten di semua bidang.

Tes mendengar dan berbicara sama pada kedua versi tes akademik dan ujian umum, tetapi untuk tes membaca dan menulis tidak. Ujian IELTS memakan waktu 2 jam 45 menit. Tes mendengarkan, membaca, dan menulis harus diselesaikan pada hari yang sama. Sedangkan tes berbicara membutuhkan waktu seminggu, sebelum atau setelah tes tertulis.

TOEFL
Sistem pendftaran TOEFL, biasanya dapat diambil secara online atau secara langsung di tempat yang telah ditentukan. Bila diambil secara online, pendaftar memiliki waktu empat jam untuk menyelesaikan tes membaca, mendengar, menulis, dan berbicara. Setiap tes memiliki batas waktu sendiri. Tes secara langsung serupa strukturnya dengan tes online, tetapi memiliki lebih banyak pada ujian tes tertulisnya dibandingkan dengan tes berbahasa. Keduanya serupa, hanya formatnya yang berbeda.

Versi internet, TOEFL memiliki skor tertinggi 120 dan terendah 0. Sedangkan versi tercetak (secara langsung) berkisar antara skor 310 dan 577 dengan poin berbeda tiap bagian, tetapi tidak termasuk bagian menulis pada nilai akhir.

Beda standar

Untuk mendaftar program sarjana, universitas di dunia umumnya mensyaratkan skor TOEFL iBT 79-80 atau sama dengan skor 550 paper based TOEFL. Sedangkan untuk program pasca sarjana (S2 dan S3), skor yang dibutuhkan mencapai 110-115 atau setara dengan 600-650 skor based paper TOEFL.

Sementara itu untuk skor IELTS, dibutuhkan band scale dalam rentang 6.0 – 6.5 untuk program sarjana dan band scale 7.0 – 7.5 bagi peminat program pascasarjana.

Cara terbaik untuk memutuskan mana tes yang akan diambil adalah dengan mencari tahu tes mana yang mereka inginkan untuk melamar masuk ke perusahaan atau sekolah masing-masing.

Selamat mencoba! 

(taken from: www.kompas.com, 31 Maret 2012)

Memilih Bekerja Setelah Lulus Sekolah?

KOMPAS.com – Kelulusan setelah ujian adalah momen yang ditunggu banyak orang. Sebagian besar akan melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi, tapi tak sedikit yang karena alasan ekonomi memilih untuk langsung bekerja.
Sebelum Anda memutuskan melanjutkan studi atau bekerja, ada baiknya jika Anda mempertimbangkan berbagai hal, termasuk tujuan pribadi Anda ke depannya. Jika pertimbangan Anda jatuh untuk bekerja setelah lulus, perhatikanlah jenis pekerjaan apa yang tepat untuk Anda. Berikut ini ada beberapa cara untuk mengetahui pekerjaan yang sesuai dengan minat Anda.

1. Cobalah beberapa tes minat dan kepribadian. Ada banyak tes secara online yang bisa Anda coba, untuk membantu menemukan jenis pekerjaan yang cocok untuk Anda.

2. Sebelum mengambil profesi pekerjaan, cari tahu persyaratan pendidikan dalam pilihan pekerjaan tersebut. Ada pekerjaan yang membutuhkan lulusan perguruan tinggi sebagai salah satu persyaratannya, minimal mendapatkan gelar S1. Namun, ada pula pekerjaan yang tidak memerlukan gelar sarjana, melainkan dengan menawarkan job-training atau magang terlebih dahulu. Di sanalah Anda akan belajar dari tingkat pemula.

3. Mengikuti kursus pelatihan kerja. Jika Anda mengikuti pelatihan kerja, Anda akan dipersiapkan untuk fokus pada satu pekerjaan tertentu, biasanya ini akan selesai selama enam bulan atau satu tahun. Program pelatihan kerja ini seperti program pelatihan akademik, tapi ini lebih ringan. Di sana Anda dapat melakukan pekerjaan sambil belajar.

4. Daftar militer. Jika Anda telah berusia 18 tahun, Anda dapat mencoba memilih pendidikan Kemiliteran. Kemiliteran akan membayar Anda untuk pendidikan di masa depan dan menawarkan bonus pendaftaran yang menarik. Di sana, Anda akan dilatih berbagai ketrampilan dan disiapkan untuk lingkungan terstruktur yang menuntut kedisiplinan dan kerja keras.

5. Memulai usaha. Dengan merintis bisnis, Anda masuk ke dalam dunia yang waktunya bisa Anda kontrol. Ini akan menjadi pilihan yang baik jika tidak menemukan pekerjaan yang sesuai dengan Anda. Pada opsi ini, yang harus Anda lakukan adalah disiplin, fokus, dan serius. Terlepas dari itu, Anda juga perlu mempelajari ketrampilan dasar berbisnis, selain ketrampilan tertentu dari pekerjaan Anda. (taken from: www.kompas.com, 28 Maret 2012)

Jadwal Perubahan Kelas X, XI, XII

Jadwal pelajaran mengalami sedikit perubahan berkaitan dengan pemantapan pelajaran di kelas XII. Oleh karena itu seluruh siswa dari kelas X, XI dan XII dimohon dapat mencermatinya. Seseungguhnya keberhasilan prestasi itu sangat ditentukan oleh diri sendiri, kemudian baru lingkungan. Maka belajarlah, berdo’a, dan berikhtiar tanpa putus asa. Raihlah prestasi kejarlah cita-cita dan tin gkatkan misi menambah kebaikan. (R)

Silahkan download:

TUGAS MANDIRI UNTUK SISWA KELAS XI IA DAN IS SELAMA PELAKSANAAN UJIAN SEKOLAH 13 – 20 MARET 2012

1.       P Kn ( untuk IA dan IS )
Mencari 5 macam organisasi Internasional dari Internet, yang memuat tentang :
      a.       Lambang organisasi
      b.      Kapan berdirinya
      c.       Tujuan
      d.      Keanggotaan
Laporan dalam bentuk print out
Dikumpulkan tanggal 23 Maret 2012
Tugas Individu
2.       KIMIA ( untuk IA )
Mengerjakan soal tentang Ph larutan Buffer dari Buku Kimia XI ( Erlangga) halaman 247 – 249
No 1 – 20
Dikumpulkan hari Rabu, 21 Maret 2012 ( tugas individu )
3.       BIOLOGI ( untuk IA )
Mencari artikel tentang penyakit-penyakit yang berhubungan dengan system koordinasi dan toga ( tanaman obat keluarga ) yang berhubungan dengan kelainan/penyakit sistim koordinasi
Dikumpulkan hari Rabu, 21 Maret 2012 ( tugas individu )
4.       BAHASA JAWA ( untuk IA dan IS )
Mengerjakan LKS hal 34 – 36
Dikumpulkan hari Rabu, 21 Maret 2012 ( tugas individu)
5.       SEJARAH ( untuk IA dan IS )
Membuat soal-soal Pilihan Ganda sebanyak 20 soal tentang masa pendudukan Jepang di Indonesia, dikumpulkan hari Rabu, 21 maret 2012 (tugas individu)
6.       MATEMATIKA ( untuk IA dan IS )
Mengetik (soft copy) 15 soal Pilihan Ganda dari LKS dan dari buku Sukino tentang soal Limit
Dikumpulkan hari Rabu, 21 Maret 2012 (tugas individu )
7.       TIK ( untuk IA dan IS )
Mencari informasi penyedia layanan internet di seluruh Indonesia berikut syarat dan ketentuannya dalam bentuk laporan di ketik menggunakan open office writer dan file dikirim ke alamat priefarhas02@gmail.com (tugas kelompok maksimal anggota 2 orang) info dapat dilihat di http://www.facebook.com/groups/147987571919363/atau http://plus.google.com (akun G+ masing – masing)
 8.       FISIKA ( untuk IA)
a.                   Buat artikel tentang Kesetimbangan Benda
b.                   Buat artikel tentang thermodinamika
Ketentuan:
1.         Judul artikel bebas.
2.         Mencantumkan referensi/daftar pustaka pada halaman paling belakang artikel dengan tanggal aksesnya.  Contoh penulisan referensi http://aktifisika.wordpress.com/2009/02/25/termodinamika (12 Maret 2012)
3.         Jika mencantumkan gambar, tuliskan sumbernya.
4.         Artikel diketik dengan font times new roman ukuran 12 spasi 1,5.
5.         Setting pengetikan menggunakan kertas kuarto (A4), margin atas dan kanan 3 cm, margin kiri dan bawah 4 cm.
6.         Tulisan minimal 15 halaman, tidak termasuk halaman referensi.
7.         Sampul artikel berisi Judul, dan identitas penulis (nama, kelas, nomor absen)
8.         Ketentuan ini berlaku untuk setiap artikel.
9.         Pengumpulan artikel berupa soft copy dan hardcopy. Softcopy dikirim ke alamat neti7lest@gmail.compaling lambat hari Selasa tanggal 20 Maret 2012 pukul 00.00 WIB, sedangkan hardcopy dikumpulkan paling lambat hari Rabu tanggal 21 Maret 2012.
9.       EKONOMI ( untuk IS )
Membuat makalah tentang “Bursa Efek”, dikumpulkan hari Rabu, 21 Maret 2012
10.   SOSIOLOGI ( untuk IS )
Mengumpulkan kliping “Pengaruh Multikultural”, dikumpulkan hari Rabu, 21 Maret 2012
11.   GEOGRAFI ( untuk IS )
Mencari di Internet tentang “Bencana alam yang merusak lingkungan hidup”, dikumpulkan hari Rabu, 21 Maret 2012 ( tugas individu)
“Selamat mengerjakan tugas“

Resensi Buku: The Magic of Mahabharata Ramayana

Judul Buku : The Magic of Mahabharata Ramayana
Penulis : Pardi Suratno
Penerbit : Pararaton
Tahun : 2009
 
MAHABHARATA & RAMAYANA telah berusia lebih dari 2000 tahun. Kedua mahakarya yang dinisbatkan sebagai karya Empu Wyasa Kresna Dwipayana dan Empu Walmiki ini, memuat berbagai pergolakan politik, hukum, seni, budaya dan religi yang berjalin berkelindan dengan filsafat sosial yang sangat indah. Inilah puncak-puncak kecerdasan etis-spiritual, moral-estetika yang menghubungkan bangsa-bangsa Asia secara ideologis melebihi batas-batas demografis dan geografis. Sebagai produk budaya yang bernilai tinggi, kitab ini terus mendapat apresiasi dari berupa pemaknaan-pemaknaan baru yang kontekstual.
Hukum, hukuman dan kutukan memiliki relasi dengan pendidikan etika dan estetika. Metode reward and punishment telah lama dilakukan sebagai pembinaan akhlak kultural dan seni moral berupa yang hadiah bagi mereka yang berprestasi dan hukuman bagi yang melakukan kesalahan. Sebagai media pendidikan, kajian Fardi Suratno ini membuktikan bahwa reward and punishment dalam masyarakat kuno sangat efektif dan berdampak sangat dahsyat terhadap pribadi maupun sistem sosial masyarakat. Bagaimana dengan sekarang? (A)
 

Resensi Buku: Syekh Siti Jenar (Mengungkap Misteri dan Rahasia Kehidupan)

Judul Buku : Syekh Siti Jenar (Mengungkap Misteri dan Rahasia Kehidupan)
Penulis : Mohammad Zazuli
Penerbit : Serambi Ilmu Semesta
Tahun : 2011
 
Legendaris, kontroversial, sekaligus misterius. Itulah Syekh Siti Jenar. Kisah hidup dan kematiannya memiliki banyak versi. Meski terus coba ditumpas, ajarannya tetap diperbincangkan dan digali.
Hingga kini dia dianggap sebagai salah satu penyebar agama Islam di Jawa. Tapi, ajarannya berbeda dengan ajaran Wali Sanga Namun, benarkah Syekh Siti Jenar seorang Wali yang murtad seperti penilaian Wali Sanga? Ataukah justru Wali Sanga yang keliru menafsirkan ajarannya? Apakah konflik antara kubu Wali Sanga dan Syekh Siti merupakan persoalan ajaran agama atau perseteruan politik?
Buku ini mencoba menjawab pertanyaan semacam itu. Selain itu, dengan tutur menyapa dan gaya sederhana penulis membahas dua inti ajaran Syekh Siti Jenar: manunggaling hawula-Gusti dan memayu hayuning bawana dengan menguraikan pengertian Tuhan, manusia, alam semesta, kehidupan, dan kematian, melalui perbandingan dengan ajaran agama lain.
Secara padat dan memikat, juga dibahas cara menemukan jati diri, meraih keseimbangan dan keselarasan, menguasai seni hidup, mengabdi dan melayani kehidupan, dan mencapai persaudaraan universal. (A)
 

Jangan Bingung Memilih Jurusan!

KOMPAS.com – Memilih jurusan terkadang menjadi masalah tersendiri bagi calon mahasiswa. Hal ini terjadi ketika mereka belum mengetahui minat dan bakatnya sejak dini. Alhasil, tak sedikit yang merasa telah salah memilih jurusan ketika duduk di bangku perkuliahan. Sebelum hal itu terjadi pada Anda, lima hal di bawah ini bisa dipertanyakan kepada diri sendiri sebelum mengambil keputusan. Apa saja?

1. Apa yang Anda suka?
Ketahui dan kenali apa yang Anda sukai. Jangan memilih jurusan hanya karena mengikuti pilihan orang lain atau agar tetap bersama teman dekat. Dalam mengambil keputusan, bicaralah pada hati kecil Anda, dan pilih yang akan membuat bersemangat!

2. Apakah Anda baik dalam suatu bidang?
Anda harus mengetahui keunggulan Anda dalam suatu bidang tertentu. Hal itu bisa diukur dengan melihat bagaimana respons orang-orang sekitar dengan apa yang Anda hasilnya. Misalnya, apakah Anda selalu mendapat pujian dari suatu pertunjukan atau karya seni? Jika Anda memiliki kecendrungan alami ke arah minat dan ketrampilan tersebut, Anda dapat mempertimbangkannya sebagai pilihan untuk menentukan jurusan. 

3. Apa profesi yang ingin Anda jalani?
Apakah Anda ingin menjadi dokter, guru atau pengacara? Jangan membatasi diri Anda dalam melakukan hal-hal dalam bidang tersebut. Jika Anda ingin menjadi dokter, tapi memiliki ketertarikan pada sastra maka lihatlah dahulu jurusan tersebut sebelum menentukan pilihan.

4. Keterampilan apa yang ingin Anda pelajari?

Anda harus mengetahui dengan jelas, apa keterampilan yang perlu lebih didalami saat memilih sebuah profesi atau bidang. Misalnya, Anda menyukai teater dan memiliki impian akan menghabiskan waktu Anda di bidang itu, maka cari tahulah keterampilan apa yang harus Anda kuasai jika ingin sukses menjalaninya. Atau, jika Anda ingin mempunyai perusahaan, sejak awal Anda harus mempelajari seluk beluk tentang bisnis, etika, pemasaran, humas, dan pelayanan. Pilih dengan cermat jurusan yang akan membuat Anda tertarik di dalamnya.

5. Faktor-faktor apa yang harus dipertimbangkan?
Banyak siswa yang memilih jurusan karena terpengaruh keluarga, keuangan, atau budaya. Sambil menjelajahi jurusan yang Anda pilih, ingatlah bahwa faktor kekuatan eksternal akan memengaruhi kehidupan di kampus Anda dari berbagai sisi. Menemukan jurusan yang dapat memberikan keseimbangan untuk impian internal Anda dan dukungan dari luar akan membuat situasi yang lebih mudah dikendalikan.

Selamat memilih! 

(Sumber :collegelife & taken from: www.kompas.com 1/3/2012)